Menko Airlangga Berorasi di Wisuda Unas, Guru Besar hingga Rektor Bereaksi

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan orasi ilmiah dan pembekalan kepada 1.784 wisudawan Universitas Nasional (Unas) di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (19/6).
Airlangga menyampaikan kepada generasi milenial agar lebih kreatif dalam membaca peluang untuk berkompetisi di tingkat nasional maupun global di tengah tantangan digitalisasi yang semakin berkembang.
Selain itu, Airlangga menyampaikan proram Kartu Prakerja yang sudah diakses oleh 115 juta masyarakat. Lebih dari 88 juta sudah bisa mengunduh dan terkualifikasi.
Di bidang digitalisasi, Indonesia siap membangun infrastruktur 5G. Meski demikian, dia mendorong agar para wisudawan menjadi pelaku wirausaha (entrepreneur).
Memanfaatkan pembelajaran dan pelatihan yang disediakan oleh pemerintah termasuk bagi kaula muda yang ingin bergerak di bidang digital.
Menurutnya, Indonesia merupakan pasar potensial di sektor digital yang pada tahun 2020 mencapai USD 44 miliar.
Sedangkan di 2021 mencapai USD70 miliar dan diperkirakan pada 2025 nanti sebesar USD 130 miliar. Pasar digital Indonesia menjadi yang terbesar di antara negara-negara ASEAN.
Orasi ilmiah Airlangga Hartarto mendapat respon positif dari rektor dan para guru besar Unas.
Di hadapan guru besar, rektor dan 1.784 wisudawan Universitas Nasional (Unas), Menko Airlangga menyammpaikan orasi ilmiahnya
- Ahmadi Nur Supit Isyaratkan Regenerasi di SOKSI
- Serap Aspirasi Warga, Alia Laksono Hadiri Musrenbang Kecamatan Duren Sawit
- Golkar Dorong Pemuda Jadi Duta Diplomasi Politik di ASEAN
- Golkar Perintahkan Seluruh Kader yang Terpilih Jadi Kepala Daerah Wajib Ikut Retret
- Komisi III Bentuk Panja Pengawasan Impor, Legislator Golkar Singgung Modus Penyimpangan
- Golkar Hormati Hak Prerogatif Prabowo dalam Reshuffle Kabinet