Menko Airlangga: Indonesia Sedang Jadi Perhatian Berbagai Negara

Pertama, mendorong implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk meningkatkan daya saing global.
“Prinsip ESG menjadi tren dan kewajiban (untuk dilaksanakan) secara global, karena semakin green dan sustainable, maka market akan menilai makin premium terhadap ESG. Itu ada konsekuensi dalam laporan tahunan ada paparan terkait kegiatan ESG," ucapnya.
Kedua, mengembangkan berbagai alternatif pembiayaan untuk mendukung infrastruktur hijau dan transisi energi seperti green bond, SDG bond, dan blue bond.
Alternatif pembiayaan lainnya meliputi Public-Private Partnership (PPP), Land Value Capture (LVC), dan Limited Concession Scheme (LCS), yang akan mempercepat pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Ketiga, menginisiasi platform digital keanggotaan sebagai bagian roadmap digitalisasi. Teknologi menjadi enabler penting untuk efisiensi, transparansi, dan peningkatan daya saing emiten.
Para emiten memiliki peran penting dalam mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah perusahaan.
“Dengan pengembangan digital, kuncinya adalah data center. Data center ini sekarang akan lebih membutuhkan energi, area, dan cooling system yang lebih besar, dan negara mana yang bisa bersaing? Salah satunya Indonesia. Indonesia punya land, air, dan opsi terhadap renewable energy (energi terbarukan). Karena itu negara kita sedang diperhatikan oleh berbagai negara,” katanya.
Terakhir, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pasar modal. Program seperti Listed Co Goes to Campus yang diinisiasi AEI patut diapresiasi.
Menko Airlangga mengatakan Indonesia sedang menjadi perhatian berbagai negara di dunia karena memiliki berbagai opsi energi terbarukan.
- CBD PIK2 Buyback Saham Rp 1 Triliun, Laba Melejit Hampir 60%
- Breaking News: Investor Frustrasi, Rupiah Tembus Rp 16.620
- Pengurus Danantara Diresmikan, Pasar Merespons Begini
- Rosan Sebut IHSG Menunjukkan Tren Positif Setelah Pengumuman Struktur Danantara
- Fore Coffee Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia, Cek Jadwalnya
- Anjloknya IHSG Masih Dalam Jangkauan Mitigasi