Menkop UKM Siap Pecat Bawahan Korup
Selasa, 06 Desember 2011 – 04:04 WIB

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Syarif Hasan di KPK, Senin (5/12). Foto : Arundono W/JPNN
"Kemudian spanduk dan stiker anti korupsi supaya diperbanyak. Yang begini-begini harus diperbaiki ke depannya. Jadi memang di kementrian saya spanduk belum ada, dan stiker juga belum,"jelasnya.
Syarif juga mengakui, perkembangan teknologi informasi di kementriannya masih kurang. Akibatnya, lanjut dia, kurangnya informasi dan keterbukaan sering dikaitkan dengan indikasi adanya suap dan gratifikasi.
"Teknologi informasi memang masih kurang. Jadi begini, kurangnya informasi tentang keterbukaan, maka itu diindetikkan bahwa di situ terjadi suap. Nah, kita harus bangun teknologi informasi keterbukaan. Jadi mungkin tahun depan akan saya anggarkan," urainya.
Untuk perbaikan internal tersebut, dia menargetkan perbaikan akan selesai dalam waktu enam bulan. Meski begitu, Syarif mengapresiasi adanya survei integritas tersebut. Pihaknya pun menilai positif hasil survei tersebut.
JAKARTA - Berdasarkan survei integritas KPK 2011, Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) termasuk dalam jajaran Kementrian dengan nilai
BERITA TERKAIT
- Arus Balik Lebaran, Lebih dari 4 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Cipali Pada Sabtu Ini
- Kehadiran Dermaga PIK Mengangkat Potensi Pertumbuhan Wisata Bahari Jakarta
- 685.079 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada H+2 Lebaran
- 5 Berita Terpopuler: Hal Tak Terduga Muncul, Kepala BKN Keluarkan Pernyataan Tegas, Tolong Setop Rekrut Honorer
- Asuransi Jasindo Mudik Bikin Arus Balik Lebih Aman & Nyaman
- Polisi Berlakukan Contraflow di Jalur Nagreg Menuju Bandung