Menlu Australia Tolak Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Suriah

Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, menuduh rekan Oposisinya menginginkan adanya fasilitas "piknik teroris '" di Suriah.
Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, telah mengungkapkan alasan mendasar bagi Australia untuk memperluas serangan udara terhadap kelompok ISIS dari Irak ke Suriah, seraya mengkonfirmasi bahwa ia telah melakukan pembicaraan dengan mitra koalisi.
Tapi juru bicara pihak Oposisi Australia urusan luar negeri, Tanya Plibersek, mengatakan, ia lebih suka melihat peningkatan peran Australia dalam bidang kemanusiaan dan telah mempertanyakan dasar hukum untuk memperluas serangan udara.
"Utamanya, bantuan kami harus bersifat kemanusiaan," sebut Tanya.
Menlu Australia, Julie Bishop, menyampaikan teguran yang berapi-api di hadapan Parlemen. (Foto: AAP, Alan Porritt)
Ia menerangkan, "Kami memiliki tanggung jawab kemanusiaan yang jauh lebih besar di Suriah. Dengan 11,5 juta orang mengungsi, dengan jutaan dari mereka tersebar di negara-negara tetangga seperti Yordania, seperti Lebanon, seperti Turki, kami harus berbuat lebih banyak untuk membantu, tapi sesungguhnya kami malah mengurangi bantuan."
Menlu Bishop menyampaikan tegurannya yang berapi-api di depan Parlemen.
"Saya terkejut mengetahui bahwa Wakil Pemimpin Oposisi telah merusak jajarannya dan sekarang menyerang kebijakan pemerintah dalam perang melawan terorisme," utaranya.
Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, menuduh rekan Oposisinya menginginkan adanya fasilitas "piknik teroris '" di Suriah.Perdana
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana