Menpar Arief Yahya Optimistis Sirkuit MotoGP Mandalika Siap Digunakan 2021

Menpar juga menekankan kembali positioning Mandalika sebagai Sport Tourism Destination merupakan keputusan paling tepat. "Positioning akan menentukan branding. Portfolio produk Mandalika yang paling menonjol adalah _man made_ termasuk di dalamnya wisata olahraga (sport tourism), apalagi Mandalika terpilih sebagai lokasi MotoGP. Karena untuk pantai, Mandalika punya banyak saingan pantai terindah di Indonesia. Tagline untuk Mandalika sebagai sport tourism harus segera dibuat," ujar Menpar.
Sejumlah hal telah dilakukan ITDC dalam rangka mempersiapkan event MotoGP pada 2021. Mulai dari penyusunan pedoman operasional event MotoGP, persiapan optimalisasi UMKM Bazaar Mandalika sebagai pusat belanja dan kuliner wisatawan, persiapan sarana akomodasi/hotel, penyusunan program mitigasi bencana KEK Mandalika. Termasuk dukungan pemerintah pusat dan daerah terkait pelebaran jalan provinsi sisi utara kawasan serta rencana jalan by pass The Mandalika, dan persiapan marketing juga event programs pendukung MotoGP 2021.
Terkait kemudahan aksesibilitas wisatawan dari Bali dan Lombok yang akan hadir di MotoGP 2021, ITDC akan melakukan sinergi dengan Angkasapura, Damri, dan Pelindo.
Untuk menguji antusiasime masyarakat terkait MotoGP di Mandalika pada 2021, rencananya pada November 2019 akan dilakukan pre-sale 20.000 tiket MotoGP secara online.(adv/jpnn)
Menpar Arief Yahya optimistis sirkuit Mandalika, NTB sebagai lokasi penyelenggaraan MotoGP akan rampung dan siap digunakan pada 2021.
Redaktur & Reporter : Friederich
- Menpar Widiyanti Sebut Peringatan Nuzulul Qur'an Momen Memperkuat Nilai-nilai Kebajikan
- Wamenpar Ni Luh Puspa Petakan Potensi Wisata di Bali Timur, Ini Tujuannya
- Backstagers Indonesia Serahkan Manifesto Peta Jalan Industri Event ke Kemenpar
- Menpar Widiyanti Sampaikan 3 Poin Utama yang Perlu Diperbaiki di RUU Kepariwisataan
- Wamenpar Ajak Wisatawan Nikmati Wisata Alam di DeLoano Glamping Magelang
- Endry Lee, Sosok di Balik Kesuksesan MensaPro Indonesia