Menpora Amali Minta Greysia/Apriani Main Tanpa Beban di Final

“Saya mengatakan tidak mungkin, dia (atlet) berpikir ini menteri pasti membebani harus emas, saya bilang tidak. Kamu sudah sampai di final saja saya sudah senang dan pasti rakyat Indonesia bangga dengan kalian,” ujar dia.
Bulu tangkis Indonesia mencetak sejarah baru lewat penampilan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berhasil menyabet tiket ke babak final Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan unggulan keempat asal Korea Selatan Lee So-hee/Shin Seung-chan.
Greysia/Apriyani akan memainkan laga final pada Senin (2/8) sekitar pukul 11.50 WIB melawan pasangan nomor dua dunia asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.
Berdasarkan catatan BWF, Greysia/Apriyani tertinggal 3-6 dari sembilan pertemuan mereka dengan pasangan asal Negeri Tirai Bambu tersebut. (antara/jpnn)
Menpora Zainudin Amali berpesan kepada Greysia/Apriani agar bermain rileks dan tanpa beban dalam laga final ganda putri Olimpiade Tokyo. Amali tidak mau membebani atlet dengan tuntutan medali emas Olimpiade.
Redaktur & Reporter : Boy
- Ujian Berat Menanti Apriyani/Fadia di Perempat Final Orleans Masters 2025
- Tembus Perempat Final Orleans Masters 2025, Apriyani/Fadia Perlahan Konsisten
- Orleans Masters 2025 Jadi Ajang Comeback Apriyani/Fadia Setelah Absen Panjang
- IOC dan TCL Umumkan Kemitraan Top Global Hingga 2032
- Menanti Peran Baru Greysia Polii di Kepengurusan Baru PBSI Periode 2024–2028
- Megan C Sutanto Bermimpi Bisa Berlaga di Olimpiade