Menpora Dito Pilih Ardima Rama Putra Pemuda Difabel jadi Staf Khusus
jpnn.com, JAKARTA - Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga (Stafsus Menpora) Ardima Rama Putra menyampaikan bagaimana Kemenpora menjadi lembaga yang inklusif di masa Menpora Dito Ariotedjo.
Dia, yang merupakan penyandang disabilitas, diberi kesempatan untuk menjadi ‘pembisik’ dari Menpora.
“Saya diberi kesempatan menjadi Staf Khusus Menpora Bidang Kebijakan Prestasi dan Industri Olahraga. Jika biasanya orang underestimate dan meragukan kemampuan disabilitas, tetapi menpora berani menunjuk saya,” ucap Ardima.
Ardima mengisi jabatan yang tak khusus untuk disabilitas. Jabatan itu pun sebenarnya bisa dipegang oleh orang yang biasa.
“Saya tak hanya mengisi posisi yang kosong sebagai ‘syarat’ ada disabilitas. Jauh lebih dari itu, saya memegang posisi yang sebenarnya bisa diisi oleh orang normal,” katanya.
Dia menceritakan bahwa Kemenpora adalah lembaga inklusif. Lembaga itu tak membeda-bedakan disabilitas atau tidak. Semua punya posisi yang sama.
“Ini membuktikan bahwa Menpora, dan Kemenpora inklusi. Tidak membeda-bedakan apakah anda disabilitas atau bukan. Ketika anda memang memiliki kemampuan, maka anda berhak untuk mengisi posisi itu,” ujarnya.
Ardima aktif dalam dunia basket. Dia pernah aktif di Perbasi Kota Jakarta Timur, lalu Perbasi Pusat sebagai Waketum. Kini, dia diamanahi sebagai Plt Ketum Perbasi.
Stafsus Menpora Ardima Rama Putra menyampaikan bagaimana Kemenpora menjadi lembaga yang inklusif di masa Menpora Dito Ariotedjo.
- Menpora Dito Menanggapi Isu Pergantian STY sebagai Pelatih Timnas Indonesia
- Menteri Olahraga Saudi Surati Menpora Dito, Ucapkan Selamat dan Siap Berkolaborasi
- Polri Dinilai Penuhi Perlindungan Kelompok Rentan yang Berhadapan dengan Hukum
- Menpora Dito Apresiasi RANS Simba Bogor yang Beri Dampak Positif Terhadap Basket Tanah Air
- Lestari Moerdijat: Inklusivitas Harus Mampu Diwujudkan Secara Konsisten
- Menpora Dito Ariotedjo Pengin Guru Olaharaga Selalu Membarui Materi