Menpora tak Mau KONI-KOI Jadi Satu
Senin, 18 Februari 2013 – 14:35 WIB

Menpora tak Mau KONI-KOI Jadi Satu
JAKARTA - Keinginan KONI untuk mengambil alih peran KOI mendapat tentangan besar dari Kemenpora. Menpora Roy Suryo mengatakan, kedua institusi olahraga itu harus berjalan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Artinya, tidak akan ada penyatuan lembaga seperti yang diwacanakan oleh KONI. Hal itu disampaikan Menpora dalam press conference di kantornya Senin (18/2). Pertama, pemerintah mengapresiasi dan melakukan akomodasi terhadap dinamika olahraga Indonesia. Kedua, pemerintah mengacu pada UU No 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) yang menyebutkan mengenai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) antara KONI dan KOI. Ketiga, UU tersebut bisa dilakukan perubahan asalkan melalui tahapan yang benar. Dan yang terakhir adalah pemerintah mendukung penuh adanya Musornaslub yang bakal digeber di Bandung besok (19/2).
"Kami tahu ada masalah seperti ini. Karena itu, pemerintah tak boleh abai. Negara tak boleh diam," terang Roy dalam sesi jumpa pers itu. Tadi, Menpora sudah bertemu dengan para petinggi dua institusi tersebut.
Baca Juga:
Rapat dilakukan dalam dua tahap. Pertama, Menpora mengajak Tono Suratman selaku Ketum KONI serta Rita Subowo sebagai Ketum KOI. Sementara, rapat kedua dihadiri para pejabat teras kedua lembaga tersebut. Hasilnya, dalam rapat itu, menteri asal Partai Demokrat tersebut merumuskan empat keputusan untuk menengahi polemik yang terjadi.
Baca Juga:
JAKARTA - Keinginan KONI untuk mengambil alih peran KOI mendapat tentangan besar dari Kemenpora. Menpora Roy Suryo mengatakan, kedua institusi olahraga
BERITA TERKAIT
- Liga Inggris: Liverpool Kukuh di Puncak Klasemen Setelah Hajar Newcastle United
- John Stones Bakal Absen 10 Pekan Memperkuat Manchester City
- R9: Cristiano Ronaldo bukan Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah
- Pecco Bikin Pernyataan Mengejutkan, Soal Marc Marquez dan Enea Bastianini
- 3 Rookie Panaskan Persaingan MotoGP 2025, Ada dari Asia Tenggara
- Bukan Kekuatan Persebaya Tantangan buat Persib, Apa dong?