Mensesneg Terima 9 Tuntutan BEM SI yang Satu Isinya Tolak Cewe-Cawe Jokowi

Seorang orator dari BEM SI meminta para rekannya untuk mendokumentasikan Prasetyo menandatangani perjanjian menindaklanjuti tuntutan.
"Kawan-kawan semua, hari ini kita dokumentasi dan kita ultimatum pihak istana, kita beri waktu selama 2X24 jam," kata seorang orator.
Diketahui, BEM SI pada Kamis ini melaksanakan puncak demonstrasi bertema Indonesia Gelap dengan membawa sembilan tuntutan.
Pertama, mereka menuntut kaji ulang Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang berfokus pada efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD.
Kedua, massa menuntut transparansi status pembangunan dan pajak rakyat. Ketiga, evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keempat, menuntut dibatalkannya revisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) yang menurut BEM SI bermasalah.
Kelima, massa menolak dwifungsi TNI. Keenam menuntut pengesahan Undang-Undang Tentang Prampasan Aset.
Ketujuh, massa menuntut peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan secara nasional. Kedelapan, menuntut penuntasan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menerima sembilan tuntutan massa BEM SI yang berdemonstrasi di Jakarta, Kamis (20/2).
- Mega Larang Kepala Daerah PDIP Ikut Retret, Pengamat Singgung Soal Prabowo Pekikkan Hidup Jokowi
- Pelajar di Luar Negeri Ikut Dukung Aksi 'Indonesia Gelap'
- Resmi Dilantik, Sachrudin-Maryono Siap Tancap Gas Membangun Kota Tangerang
- Megawati Dinilai Terlalu Emosional
- Pesan Penting Waka MPR untuk 481 Kepala Daerah yang Baru Dilantik: Penuhi Hak Rakyat!
- Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Spanduk Tolak Asas Dominus Litis Bertebaran