Mensos: Lapor Petugas Bila Belum Dapat Bantuan, Jangan Mengadu ke Medsos

jpnn.com, JAWA TENGAH - Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara berpesan kepada masyarakat yang belum mendapat bantuan untuk tidak mengadu di media sosial (medsos).
Sosok yang karib disapa Ari itu menyarankan masyarakat untuk melapor kepada petugas pemerintah maupun pejabat publik karena pasti akan dilayani dengan baik.
"Jangan berbicara di media sosial, tetapi datanglah ke kantor desa, kantor kecamatan, laporkan bahwa "saya belum mendapatkan bantuan". Kami pastikan akan dilayani," kata Mensos Juliari dalam sambutannya saat Acara Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (20/11).
Mensos Ari meminta masyarakat tidak ragu-ragu untuk menyampaikan pengaduan.
Menurut Ari, pada dasarnya pejabat publik baik itu menteri, gubernur, bupati, wali kota, anggota DPR, dan juga pendamping, merupakan pelayan masyarakat.
"Bukan masyarakat yang melayani kami. Jadi kami berjuang untuk masyarakat," ungkapnya.
Ari juga mengingatkan bahwa menyalurkan bansos juga bukan pekerjaan mudah.
Menurutnya, setelah Kementerian Sosial (Kemensos) mengalokasikan kuota bantuan, ternyata daerah tidak bisa menyerap.
Namun, Ari menyatakan, Kabupaten Pemalang merupakan daerah yang responsif.
Menurut dia, buktinya adalah dari kuota penerima bantuan yang diberikan, bisa diserap dengan baik.
Mensos Juliari meminta masyarakat tidak mengadu ke medsos bila belum mendapat bansos. Ia menyarankan masyarakat melapor kepada petugas. Pasti akan dilayani.
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- Rano Sebut Bansos untuk Lansia-Disabilitas agar Tak Pinjam ke Bank Keliling
- Dukung Sekolah Rakyat, Gubernur Sherly Tjoanda Siapkan Lahan 10 Hektare
- Bukber Pegawai Kemensos, Gus Ipul Serukan Solidaritas dan Kepedulian ke Sesama
- Tebar Bansos, Aguan & Buddha Tzu Chi Perbaiki Ratusan Hunian Tak Layak di Jakarta
- 4 Sekolah Rakyat Dibangun di Jateng, Dana & Guru Disiapkan Pemerintah Pusat