Mensos Usul Voucher Zakat
Senin, 06 September 2010 – 08:14 WIB

Mensos Usul Voucher Zakat
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Al Jufri menilai metode pembagian zakat, infaq, dan sedekah yang dilakukan sekarang tidak manusiawi. Karena itu, pemberi zakat harus mengubah pola pembagiannya menjadi lebih baik. "Yang terjadi di masyarakat kita adalah antrian panjang, berhimpit-himpitan, panas-panasan. Itu tidak manusiawi," ujar Salim di Jakarta, Minggu (5/9) kemarin. Cara yang ada saat ini menurut Salim tidak mendidik. Orang antre membawa anaknya dengan harapan anaknya juga mendapatkan bantuan sembako atau uang. Kalau menggunakan voucher diharapkan lebih tepat sasaran, sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat. "Kalau orang lanjut usia tidak perlu antre lagi, sedangkan untuk anak muda bisa digunakan memenuhi kebutuhan sehingga lebih bermanfaat," ujar dia.
Menurut Salim, pemberian zakat infak, dan sedekah harus dikelola dengan baik agar jangan sampai menimbulkan korban tewas dan luka-luka sebagaimana yang pernah beberapa kali terjadi. Dermawan yang berencana memberikan zakat dan sedekah kepada fakir miskin diharapkan berkoordinasi dengan aparat keamanan atau mengembangkan metode pembagian baru.
Baca Juga:
"Salah satu caranya yang cukup aman adalah memberikan voucher belanja kepada fakir miskin, sehingga mereka dapat menentukan sendiri barang sesuai dengan kebutuhan tanpa harus berebut beras atau uang," katanya.
Baca Juga:
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Al Jufri menilai metode pembagian zakat, infaq, dan sedekah yang dilakukan sekarang tidak manusiawi.
BERITA TERKAIT
- Saksi Ahli Paparkan Prinsip Kewajaran dalam Gugatan Merek di Sidang Sengketa Minyak Gosok
- Satgas Damai Cartenz Buru Komandan KKB yang Kabur dari Lapas Wamena
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi
- Gelar Aksi di Kemendag, Ribuan Pengepul Minyak Jelantah Tuntut Solusi Penghentian Ekspor
- ISDS Gelar Diskusi Bertema Ancaman Nuklir di Semenanjung Korea Bagi Perdamaian Dunia
- Waka MPR Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik