Mentan Amran Minta Pompanisasi di Sumedang jadi Contoh Daerah Lain di Indonesia

“Dengan pompanisasi ini diharapkan bisa panen menjadi empat kali dalam setahun,” ujar Tuti.
Tuti bersyukur Sumedang mendapat bantuan pompanisasi dari Kementerian Pertanian yang bisa meningkatkan produksi pangan dan membantu para petani.
“Pak Mentan akan memberikan pompanisasi sebanyak dibutuhkan. Kami juga mengusulkan pompanisasi untuk areal pesawahan di Ujungjaya yang sawahnya tadah hujan dan kawasan agroteknologi dan agribisnis ,” kata Tuti.
Saat kunjungan ke Sumedang, Mentan Amran juga menyerahkan bantuan senilai Rp 7,06 miliar.
Bantuan tersebut, berupa benih padi senilai Rp 2,02 miliar untuk 5.945 hektare, benih jagung untuk 5.131 hektare senilai Rp 4,61 miliar, dan satu unit mesin perontok padi senilai Rp 430 juta.
Mentan Amran menyebutkan potensi sawah di Jawa Barat seluas 343 ribu hektare.
Karena itu, menurut dia, jika 300 ribu hektar bisa diairi akan meningkatkan produktivitas padi hingga 200 persen, dan nilainya mencapai Rp 15 triliun.
"Bisa dibayangkan kalau Rp 15 triliun ini bergerak maka akan ada multiplier effect, ekonomi bergerak di tingkat desa dan menjadi kebahagian petani,” kata Mentan Amran. (mrk/jpnn)
Mentan Amran memuji pompanisasi di Sumedang dan meminta dijadikan sebagai contoh untuk diterapkan daerah lain di seluruh Indonesia
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- Santri Turun ke Desa, Kembangkan Pertanian dan Peternakan
- Pemkab Sumedang Salurkan Bantuan Penanganan Banjir Cimanggung Lewat Aplikasi Si Tabah
- Bayer Hadirkan Inovasi Berbasis Sains Untuk Kesehatan & Pertanian Indonesia
- Bulog Jatim Gandeng DPW Tani Merdeka untuk Serap Gabah Petani
- Terjun Langsung ke Cimanggung, Bupati Sumedang Pastikan Keselamatan Korban Banjir
- Dilantik Gubernur Dedi Mulyadi, Susi Gantini Resmi Jabat Ketua TP PKK Sumedang Lagi