Mentan Tetapkan Program Tanam di Lahan Rawa, Akademisi IPB: Jadi Penyelamat Pertanian

"Hal ini terjadi karena lahan rawa banyak mengandung endapan mineral," sebutnya.
Tidak hanya itu, saluran air yang dibuat di kawasan rawa dapat berfungsi sebagai sarana transportasi bagi petani membawa input dan hasil panen.
Oleh karena itu, dia mendorong agar program akan dijalankan Menteri Amran di tahun 2024 ini, benar-benar dimaksimalkan.
"Tentunya, melalui perencanaan rawa presisi dimulai dari pengolahan data survei, investigasi dan ketentuan dalam kriteria perencanaan lahan," kata Gandhi.
Dia menilai dapat diatasi menjaga level air dengan sistem pompanisasi. Begitu juga pengapuran untuk mengatasi kadar asam yang tinggi, dan beberapa intervensi biologis untuk percepatan pembusukan jerami sebagai penambah unsur hara.
"Keberhasilan adaptasi produksi pangan menyikapi El Nino dengan menanam padi di rawa yang dicanangkan Kementan patut kita dukung bersama untuk mewujudkan kembali Indonesia berswasembada beras di tahun 2025," pungkas Wakil Ketua Umum Perhimpunan pelajar Indonesia di Jepang ini. (jpnn)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menetapkan program menanam padi di lahan rawa mineral sebagai program unggulan Kementerian Pertanian pada 2024.
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan