Menteri Budi: Atambua Akan jadi Benteng Negara Kita

jpnn.com - KUPANG - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain melihat sarana dan prasarana transportasi guna mendukung pariwisata, kunjungan kerja Budi kali ini diprioritaskan pada peninjauan daerah perbatasan dan upaya peningkatan fasilitas transportasinya.
"Saya datang ke NTT dan NTB untuk melihat secara jelas bagaimana sarana transportasi yang ada di kedua provinsi ini, karena wilayah di sini kan pulau-pulau. Saya menyadari bahwa saudara-saudara kita di NTT dan NTB belum sama kondisinya dengan yang di Jawa dan Sumatera," ujar Budi.
Menurutnya, Atambua harus menjadi fokus perhatian pemerintah. Hal ini karena Atambua adalah daerah perbatasan yang harus dijaga.
"Saya ingin lihat situasi langsung lapangan agar bisa memutuskan langkah apa untuk memperbaiki sarana transportasi agar kelancaran konektivitas udara dan laut bisa berdampak terhadap mobilitas barang dan jasa," tutur Budi, Sabtu (29/10).
Budi bakal berupaya mewujudkan konektivitas di Atambua. Menurutnya dengan adanya pelabuhan dan bandara yang baik, maka akan mendukung arus logistik barang.
“Atambua akan jadi benteng negara kita, pertama nanti runway bandaranya yang saat ini baru 1.450 meter akan kita perpanjang menjadi 1.600 sampai 1.700 meter agar ATR bisa jalan, kedua pelabuhan Atapupu di Atambua akan kita perbaiki," tandas Budi.(chi/jpnn)
KUPANG - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kabar Gembira, Bulan Depan PPPK 2024 Menerima Gaji Perdana
- Polda Kepri Maksimalkan Layanan Wisatawan Asing Selama Musim Libur Lebaran
- Pemprov Jateng Mengeklaim Arus Mudik dan Balik Lancar
- Terbawa Arus, 2 Bocah Tenggelam di Sungai Ogan
- Kapolres Rohil Beri Hadiah Bibit Pohon kepada Personel yang Berulang Tahun, Ini Maknanya
- Cerita Pemudik Kaget Lihat Jalur Selatan Nagreg Sempit dan Berliku