Menteri Hanif Angkat Adik Jadi Staf Ahli, Profesionalisme atau Nepotisme?

"Itu yang dilarang," tegasnya.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) melaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan pejabat pimpinan tinggi madya di Jakarta, Senin (6/1).
Menteri LH/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa proses pelantikan Sekretaris Menteri, Inspektur Utama, lima Deputi, dan empat Staf Ahli Menteri tersebut menandai transisi kepemimpinan yang diharapkan dapat memperkuat peran KLH/BPLH dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan keberlanjutan pembangunan.
Menteri Hanif menekankan pentingnya peran kepemimpinan baru ini dalam menghadapi tiga krisis planet utama yang melanda dunia, yaitu perubahan iklim, pencemaran, dan kehilangan keanekaragaman hayati.
Di kesempatan tersebut telah dilantik Rosa Vivien Ratnawati sebagai Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kementerian LH/BPLH, Laksmi Dhewanthi sebagai Inspektur Utama BPLH, Rasio Ridho Sani sebagai Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Sigit Reliantoro, sebagai Deputi Bidang Tata Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan, Ary Sudijanto sebagai Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon, Ade Palguna Ruteka sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun serta Irjen. Pol. Rizal Irawan, sebagai Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup.
Turut dilantik pula, Hanifah Dwi Nirwana, sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah, Erik Teguh Primiantoro sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional dan Diplomasi Lingkungan, Noer Adi Wardojo sebagai Staf Ahli Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya serta Laksmi Widyajayanti sebagai Staf Ahli Bidang Sumber Daya Pangan, Sumber Daya Alam, Energi dan Mutu Lingkungan. (dil/jpnn)
Banyak pengemudi ojol menolak aksi Off Bid karena alasan butuh dana besar menafkahi keluarga, apalagi menjelang Ramadan
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Angkat Adik Jadi Staf Ahli, Menteri LH Hanif Faisol Tuai Kritik
- KRAKATAU POSCO Raih Predikat Green PROPER Selama 2 Tahun Berturut-Turut
- SIG Raih Predikat 2 Green Leadership, 3 PROPER Emas dan 5 PROPER Hijau dari KLH
- PT Pupuk Iskandar Muda Raih PROPER Emas Pertama
- Melchias Mekeng DPR Mencurigai Ada Nepotisme Dalam Penempatan Pegawai OJK
- Terbanyak Sepanjang Sejarah, PLN Indonesia Power Raih 50 Proper Emas