Menteri Jonan Minta Transaksi di Sektor Transportasi Pakai Rupiah

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan meminta seluruh transaksi di sektor transportasi menggunakan mata uang rupiah. Kebijakan tersebut sesuai dengan Undang-Undang (UU) nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang.
Langkah tersebut sebagai upaya penyelamatan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), yang terus mencapai Rp 13 ribu. Kalau ada sektor transportasi yang bandel tidak mematuhinya, maka Kemenhub siap mengenakan sanksi.
"Kalau memang semua transaksi di Indonesia harus pakai mata uang rupiah, ya semua mesti mematuhi. Kalau enggak mematuhi coba cek di UU ada sanksinya enggak?" ujar Jonan di Salemba, Jakarta Selasa (17/3).
Meski dalam UU tersebut sudah ada sanksi, ia menegaskan bahwa pihaknya hanya sebatas membuat kebijakan. Jonan meminta agar semua pelaku usaha di bawah Kemenhub patuh dengan UU yang ada.
"Saya sudah keluarkan surat kalau harus pakai rupiah. Tapi saya kan bukan law enforcement. Kalau saya jadi penegak hukum ya saya tangkap (yang tidak taat, Red)," tandas Jonan.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau pelaku usaha untuk meningkatkan penggunaan rupiah dalam bertransaksi di dalam negeri. Hal ini agar pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak berlarut-larut. (chi/jpnn)
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan meminta seluruh transaksi di sektor transportasi menggunakan mata uang rupiah. Kebijakan tersebut
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump