Menteri LHK Resmikan Ekoriparian di UMRI, Dorong Kelestarian Lingkungan dan Ekonomi

"Ini nggak akan putus, dia akan berkembang terus karena langkah-langkahnya masih banyak," ucapnya.
Direktur Utama PHR Ruby Mulyawan menjelaskan bahwa ekoriparian merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) PHR.
“Kami berharap kawasan ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dalam menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan,” ungkap Ruby.
Ruby menjelaskan konsep Ekoriparian dirancang untuk memulihkan dan melestarikan lingkungan dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
“Salah satu fitur utama ekoriparian adalah constructed wetland atau rawa buatan yang berfungsi mengolah air limbah secara alami,” jelasnya.
Ekoriparian dapat meningkatkan kualitas air, menjaga keanekaragaman hayati, dan mengurangi dampak perubahan iklim.
Menyediakan ruang terbuka hijau, fasilitas edukasi, dan peluang usaha bagi masyarakat.
Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM dan pariwisata.
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Kementerian LHK dan SKK Migas meresmikan kawasan ekoriparian di kampus Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Senin (30/9).
- Pemerintah Menegaskan Tata Kelola Daur Ulang Limbah Baterai EV Sangat Penting
- 2 Terminal PET Raih Proper Hijau dari KLHK
- KLH Menyegel TPS Sementara di Pasar Caringin
- Guru Besar IPB Sebut Rencana Peluasan Kawasan Sawit jadi Ide Positif
- Menteri LH Minta Kepala Daerah Berkomitmen Menuntaskan Permasalahan Sampah
- 5 Persemaian Skala Besar Diresmikan untuk Mendukung Rehabilitasi Hutan dan Lahan