Menteri Nadiem Pangkas Birokrasi di Kemendikbud, Hilmar Farid Angkat Bicara
Senin, 13 Januari 2020 – 10:00 WIB

Salah satu calon menteri, Nadiem Makarim membawa map putih setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo di komplek Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10). Foto: Ricardo/JPNN.com
"Tadinya kami berpikir Ditjen Kebudayaan yang diprediksi akan naik kelas menjadi Kementerian Kebudayaan, tetapi justru menurun," ujarnya.
Perubahan itu kebijakan Nadiem itu, kata Suhendi, bertentangan dengan semangat para pelaku seni dan budaya.
" Baiknya tinjau ulang, karena akan berdampak pada arah UU Pemajuan Kebudayaan yang menganut empat prinsip yakni pelestarian, pengembangan, pemanfaatan, serta pembinaan sektor kebudayaan daerah," kata Suhendi. (esy/jpnn)
Komunitas seni semula berpikir Dirjen Kebudayaan bakal naik kelas, tapi ternyata dengan pemangkasan yang dilakukan Menteri Nadiem ini kelasnya menurun.
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad
BERITA TERKAIT
- Lewat Optimalisasi PPPK Tahap 2, R1 yang Tersisa Bakal Tuntas
- Nadiem Makarim Titipkan Guru, Dosen, Tendik & Pegiat Seni kepada Menteri Baru, Mengharukan
- Inovasi Kemandirian Kesehatan: Nucleopad, Solusi Cepat untuk Deteksi Penyakit Infeksi
- Dana Padanan Kedaireka Dukung Inovasi Kendaraan Listrik Demi Kemandirian Bangsa
- Anti-Mainstream Bureaucracy, Jurus Menteri Anas Mereformasi Birokrasi
- Film Tulang Belulang Tulang Sudah Tayang di Bioskop, Hasil Program Inkubasi Indonesian