Menteri Nasir: Industri Jangan Merusak Lingkungan

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta para pelaku industri tidak merusak lingkungan.
Secara khusus, dia meminta pelaku industri pertambangan menjaga ekosistem lingkungan.
Hal itulah yang membua pelaporan keberlanjutan sangat penting dilakukan.
"Melakukan eksplorasi silakan, tapi jangan sampai lingkungan sekitar menjadi rusak," ujar Nasir, Sabtu (24/2).
Nasir mencontohkan pentingnya laporan keberlanjutan dari sisi profesi akuntan. Akuntan kini tidak hanya memperhatikan sistem keuangan, tapi juga kolaborasi dengan pelaporan keberlanjutan.
"Kolaborasi pelaporan keberlanjutan dengan berbagai program studi diharapkan akan membantu kdalam melihat lebih jauh dampak-dampak yang terjadi di masyarakat dari kegiatan yang dilakukan oleh industri," jelas Nasir. (esy/jpnn)
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta para pelaku industri tidak merusak lingkungan.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- KADIN Indonesia Apresiasi Investasi Prancis dalam Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
- Pengembangan Data Center Mendukung Perkembangan AI di Sektor Kesehatan
- Bea Cukai Terbitkan NPPBKC untuk Perusahaan Barang Kena Cukai di Bekasi & Yogyakarta
- Jawab Tantangan Transformasi Digital, Scala by Metranet Hadirkan 3 Layanan Utama
- Pertamina NRE Beber Manfaat Perdagangan Karbon di Forum Ini, Apa Saja? Simak ya
- Bos Freeport Sebut Smart Mining Lebih Aman & Produktif