Menteri PDT: Daerah Tertinggal Butuh DAK
Rabu, 15 Juni 2011 – 17:07 WIB

Menteri PDT: Daerah Tertinggal Butuh DAK
JAKARTA - Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) mengusulkan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardoyo agar memperpertimbangkan adanya Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk daerah tertinggal pada perhitungan APBN. Menurut Menteri PDT, Helmy Faisal Zaini, saat ini DAK yang digulirkan pemerintah belum ada yang mengarah khusus untuk pembangunan daerah tertinggal. DAK maupun DAU menurutnya, hanya dirasakan oleh daerah yang sudah maju.
"Selama ini, banyak daerah-daerah tertinggal yang belum merasakan DAK tersebut. Kita ingin daerah yang masih tertinggal menjadi fokus dalam alokasi dana DAK," kata Helmy, di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (15/6).
Baca Juga:
Dikatakan Helmy, pembangunan daerah tertinggal seharusnya tidak hanya mengandalkan APBN yang hanya sebesar 1,2 triliun. Menurutnya, dana DAK yang rencananya sebesar Rp 100 miliar untuk daerah tertinggal, diharapkan mampu menggoptimalkan (pemanfaatan) Sumber Daya Alam (SDA) sebagai pusat pertumbuhan baru. "Jika mengandalkan dana APBN yang dimiliki KPDT, maka butuh waktu (lama) untuk mengentaskan daerah tertinggal," ucapnya.
Sementara itu, lanjut Helmy, kebutuhan daerah tertinggal terhadap DAK sangat mendesak, mengingat pemerataan pembangunan yang masih jauh dari harapan. "Daerah tertinggal membutuhkan prioritas dari pemerintah. Bentuk prioritas itu dapat diwujudkan dengan pemberian DAK," ujarnya.
JAKARTA - Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) mengusulkan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardoyo agar memperpertimbangkan
BERITA TERKAIT
- Analis Ekonomi Politik Sebut Pemerintahaan Prabowo – Gibran Solid dan Demokrasi Indonesia Baik-baik Saja
- Kepala BSKDN Apresiasi Inovasi Kabupaten Klaten di IGA 2024
- Penggunaan Listrik di Jakarta Diprediksi Meningkat Selama Ramadan
- Menteri Trenggono Sebut Kasus Pagar Laut di Tangerang Dilimpahkan ke Bareskrim
- Polisi Sudah Antisipasi Titik Kepadatan Kendaraan Selama Ramadan di Jakarta
- Pelajar Indonesia Raih Prestasi Gemilang dalam Ujian Cambridge International