Menurut Arya, Presiden Jokowi Sedang Membaca Arah Politik NasDem

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Jokowi dinilai sedang membaca arah politik Partai NasDem usai pertemuan Surya Paloh dan Presiden PKS Shohibul Iman.
Penilaian tersebut dari Peneliti dan pengamat politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes.
"Saya kira Jokowi tengah membaca arah politik dari NasDem ini," ujar Arya saat dihubungi Jumat (1/11).
Arya mengatakan, Presiden Jokowi tidak akan gegabah dalam memutuskan arah perpolitikan ke depan. Jokowi diyakini telah mengamati berbagai kemungkinan politis di balik pertemuan Ketum NasDem Surya Paloh dan Presiden PKS pada Rabu (30/10).
"Jangan-jangan kemarin hanya silaturahmi biasa saja karena NasDem mau kongres, bisa saja kan," ucap Arya.
Arya memperkirakan Jokowi akan melakukan pertemuan dengan Surya Paloh untuk membahas terkait pertemuan tersebut. Namun, pertemuan itu diyakini tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Jokowi masih membaca ini arahnya mau ke mana, baru kemudian dilakukan pendekatan itu. Tapi mungkin tidak dalam waktu dekat," kata Arya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, tidak perlu "baper" alias bawa perasaan terkait pertemuan Surya Paloh dengan Sohibul Iman di kantor PKS.
Arya Fernandes menilai Presiden Jokowi saat ini sedang membaca arah politik NasDem usai pertemuan Surya Paloh dengan Presiden PKS Shohibul Iman.
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini
- 2 Anak Buah Surya Paloh Kompak Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Alasannya Sama
- Prabowo: Danantara Akan jadi Salah Satu Pengelola Dana Kekayaan Negara Terbesar di Dunia
- Program Remaja Bernegara Bentuk Tanggung Jawab Parpol untuk Regenerasi Dunia Politik
- HUT ke-17 Gerindra, Surya Paloh Kasih Kado Berharga Buat Prabowo