Menurut Makan Konate, Ini Beda Lebaran di Mali dengan Indonesia

jpnn.com, SURABAYA - Makan Konate menyebut perayaan Idulfitri di Indonesia memang lebih meriah dibandingkan di Mali, negaranya.
Namun demikian, ada kesamaan selepas salat Idulfitri, yakni berkumpul bersama keluarga dan menyantap makanan yang menjadi ciri khas lebaran di sana.
Menurutnya, perayaan yang meriah di Mali ialah saat Iduladha.
Dari sisi kemeriahan dan keramaian serta perayaan yang benar-benar menunjukkan kesenangan sebuah hari raya, berbeda dengan di Indonesia.
"Lebaran di Mali beda dengan di Indonesia karena di Mali Iduladha itu lebih celebrate, di Mali kalau Idulfitri habis dari salat yang sama itu semua keluarga kumpul di rumah, salaman keluarga dekat dari yang jauh semua makan-makan bersama juga," katanya dilansir situs Persebaya.
Sayang, Konate yang masih berada di Surabaya karena di Mali sedang lockdown, tak bisa menikmati momen tersebut.
Namun demikian, dia mengaku tetap bisa senang karena komunikasi dengan keluarganya di Benua Afrika sana, berjalan lancar.
BACA JUGA: Niat Awal Mau Minta THR, Sampai di Lokasi, David Lei Malah Berbuat Terlarang
Makan Konate menyebut perayaan Idulfitri di Indonesia memang lebih meriah dibandingkan di Mali, negaranya.
- 4 Kiat Berkendara saat Arus Balik Lebaran, Baca Nomor 2, Semoga Bermanfaat
- Volume Kendaraan Meninggalkan Jogja Meningkat
- Polisi: Kunjungan Wisata ke Lembang Saat Idulfitri Menurun 20 Persen
- Arus Balik Mudik Lebaran, Polisi Terapkan Skema One Way Lokal dan Nasional
- Polda Jateng: Lonjakan Arus H+1 hingga H+3 Jadi Anomali Mudik Lebaran 2025
- Polemik Mobil Dinas, Supian Suri Berpotensi Korupsi