Menyinggahi Wae Rebo, Desa di NTT Peraih Penghargaan Tertinggi UNESCO (1)
Cuma Ada Tujuh Rumah di Seluruh Dunia
Minggu, 16 September 2012 – 00:11 WIB

CARI KEHANGATAN: Warga Wae Rebo berjemur di sinar matahari pagi di depan Mbaru Tembong (rumah utama Wae Rebo). Foto : Doan W/JAWA POS
Wajar. Mencapai Denge, kampung terakhir sebelum orang mendaki menuju Wae Rebo, tak semudah mengeklik berita di dunia maya....
***
Kota terdekat untuk menuju Wae Rebo adalah Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat. Bisa dicapai lewat darat atau udara. Dari bagian timur Indonesia, orang bisa terbang ke Ruteng dari Kupang. Jika dari kawasan barat, penerbangan yang paling gampang ialah menuju Labuan Bajo.
Pesawat menuju Labuan Bajo, kota di ujung barat Pulau Flores itu, cukup banyak. Dari Denpasar, Bali, saja ada enam penerbangan setiap hari. Ya, Labuan Bajo memang sedang menggeliat. Kota itu begitu ramai wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Komodo.
Wae Rebo, desa mini di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), meraih penghargaan tertinggi dari United Nations Educational, Scientific,
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara