Meragukan Kemampuan Vaksin China Atasi Wabah COVID-19 di Indonesia

Dengan sistem layanan kesehatan yang kewalahan, banyak warga kemudian berusaha lewat media sosial untuk mencari informasi mengenai ventilator, kamar yang masih tersedia di rumah sakit dan perawatan lainnya.
Seorang pria menulis di Twitter mengatakan jika seorang anggota keluarganya di Yogyakarta berada di urutan ke-40 untuk mendapatkan ventilator.
"Nomor 40!" tulisnya.
"Betapa sedihnya hatiku."
Ketika kemudian ventilator tersedia, anggota keluarganya sudah meninggal.
Minta bantuan plasma darah
Chairul Hadi seorang dokter merekam dirinya sendiri di rumah sakit di Solo, meminta agar mereka yang sudah sembuh dari COVID-19 untuk menyumbangkan plasma darah untuk membantu orang seperti dirinya yang sekarang positif.
"Kondisi saya meningkat drastis setelah mendapatkan plasma." katanya.
"Namun saya belum sepenuhnya sembuh."
Sambil menunggu persetujuan dari BPOM, sekitar 1,2 juta dosis vaksin Sinovac asal China sudah tiba di Indonesia dimana masalah penanganan virus COVID-19 sekarang adalah kurangnya ventilator di banyak rumah sakit
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia
- Dunia Hari Ini: Katy Perry Ikut Misi Luar Angkasa yang Semua Awaknya Perempuan
- Temui Wamen Guo Fang, Waka MPR Eddy Soeparno Bahas Pengembangan Energi Terbarukan
- Dunia Hari Ini: Demi Bunuh Trump, Remaja di Amerika Habisi Kedua Orang Tuanya
- Gus Sholeh: Indonesia Butuh Generasi untuk Masa Depan yang Gemilang dan Cerah