Meramu Obat
Oleh: Dahlan Iskan

Jawab Abror ternyata lebih serius: "Saya pecinta Karen Amstrong. Interpretasinya tentang Kitab Kejadian asyik dan cocok dengan iman Islam."
Lalu Abror menyertakan foto sampul buku In the Beginning, a New Interpretation of Genesis karya Amstrong.
"Praktisi dan penghayat tarekat/tasawuf seperti bos (Abror selalu panggil saya bos –DI) lebih mudah menerima tradisi-tradisi itu.
Kalimatun sawaa'.
Tapi orang-orang syariat seperti saya berat sekali. Butuh perjuangan ekstra, tulisnya.
Diskusi pun berlanjut. Agak berat. Saya yakin Covid-19 yang ada di tubuh saya tidak bisa mengikutinya.
"Dalam tradisi Kristen, membahas Injil lebih enak," kata Abror.
"Semua mengakui Injil ada author-nya/pengarangnya. Tapi kalau bicara Al Quran susah. Karena antara makhluk atau kalam saja bisa bunuh-bunuhan," tulis Abror.