Mereka Menangis saat Indonesia Raya Dikumandangkan

Karena sepanjang mereka dikarantina, katanya, TNI lah yang bertugas menjaga, memastikan kesehatan dan semua kebutuhan para WNI itu terpenuhi.
"Kita patut belajar semangat dan kecintaan TNI yang menjaga kami. Berbulan-bulan mereka meninggalkan anak istri, saudara dan kerabat demi mementingkan kepentingan bangsa daripada pribadi," kata dia.
Dari keteladanan TNI, WNI yang kebanyakan adalah mahasiswa itu semakin yakin bahwa tujuannya menuntut ilmu di luar negeri adalah untuk kembali dan memajukan bangsa sendiri.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan rasa syukurnya melihat wajah-wajah segar WNI yang dipulangkan dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, itu.
"Saya bersyukur ada yang senyum, ada yang terharu," kata menteri yang juga purnawirawan TNI dengan bintang tiga atau letnan jenderal itu.
Menteri Kesehatan meminta seluruh masyarakat yang telah menjalani masa observasi di Natuna itu untuk tetap menjaga kesehatan, dan terus berolahraga ringan, serta menjaga pola makan.
"Jangan lupa minum jamu," kata Menteri Kesehatan.
Menteri mengatakan, para WNI itu kini adalah duta kesehatan bangsa, karena telah menuntaskan masa observasi selama 14 hari.
Beberapa WNI yang menyelesaikan observasi di Natuna, menangis saat dikumandangkan Indonesia Raya.
- Kabar Gembira Ini Sudah Disebar di Grup WA PPPK & CPNS 2024
- Hari Musik Nasional 2025, Vinyl Indonesia Raya dari 8 Versi Diluncurkan
- Sebegini Pelamar PPPK Tahap 2 yang Sanggahannya Diterima dan Ditolak
- 1.500 Tenaga Non-ASN Natuna akan Diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu
- Data Jumlah Pelamar PPPK Tahap 2 Dinyatakan TMS di Setiap Formasi
- Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK Tahap 2 Natuna, 910 MS