Mereka Menangis saat Indonesia Raya Dikumandangkan

Usai upacara, seluruh WNI dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing, melalui Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, dengan menggunakan tiga pesawat milik TNI Angkatan Udara.
Sambil menunggu waktu menaiki pesawat, para WNI nampak asyik berfoto dengan personel TNI, seakan mengabadikan kenangan 14 hari selama berada di Natuna.
Sebagian WNI lainnya memilih menari bersama TNI, dengan langkah-langkah yang dinamis. Mereka tertawa senang, menanti waktu kepulangan untuk selanjutnya berjumpa dengan orang tuanya.
Sementara itu, di tengah rasa suka cita pulang kembali ke rumahnya, sejumlah mahasiswa merasa risau dengan kelanjutan di masa mendatang studinya di China.
Seorang mahasiswi Hubei University of Science and Technology, Nadya, mengaku bingung dengan masa depan studinya kelak. Apalagi, dia sedang berada di semester terakhir, menunggu gelar dokter yang akan segera diraih.
"Saya tinggal kuliah beberapa bulan lagi saja," kata Nadya.
Ia berharap bisa melanjutkan studinya di Indonesia saja, tanpa perlu kembali ke China.
"Kalau bisa transfer saja, dengan bantuan pemerintah. Karena tinggal beberapa bulan lagi saja," kata mahasiswa kedokteran yang berasal dari Kalimantan Selatan ini.
Beberapa WNI yang menyelesaikan observasi di Natuna, menangis saat dikumandangkan Indonesia Raya.
- Kabar Gembira Ini Sudah Disebar di Grup WA PPPK & CPNS 2024
- Hari Musik Nasional 2025, Vinyl Indonesia Raya dari 8 Versi Diluncurkan
- Sebegini Pelamar PPPK Tahap 2 yang Sanggahannya Diterima dan Ditolak
- 1.500 Tenaga Non-ASN Natuna akan Diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu
- Data Jumlah Pelamar PPPK Tahap 2 Dinyatakan TMS di Setiap Formasi
- Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK Tahap 2 Natuna, 910 MS