Meski Mendukung Jokowi, JK Tetap Kingmaker Anies

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi memprediksi Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak akan maju di kontestasi Pilpres 2019.
Ari mendasari pandangannya pada perkembangan politik jelang pendaftaran pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, 4-10 Agustus mendatang.
"Saya rasa dengan perkembangan politik terbaru, JK tidak akan maju dan tetap mengikuti komitmen awal untuk pensiun dari dunia politik," ujar Ari kepada JPNN, Jumat (13/7).
Pengajar di Universitas Indonesia ini lebih lanjut mengatakan, dalam perjalanan hidupnya kini memasuki usia 76 tahun, JK sudah memperoleh segalanya. Baik itu jabatan maupun harta melimpah dari perjalanan panjang bergelut di dunia usaha dan politik.
"Karena itu, saya yakin JK punya kalkulasi politik sendiri untuk tidak maju lagi di Pilpres 2019," ucapnya.
Ari lebih meyakini JK akan menjadi kingmaker bagi Anies Baswedan, meski terkesan mendukung Jokowi di Pilpres 2019.
Menurut Ari, hubungan dekat JK-Anies terlihat jelas di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, dimana JK berperan besar menempatkan Anies sebagai calon gubernur hingga kemudian terpilih menumbangkan Basuki Tjahaja Purnama.
"Tapi sepertinya JK sadar, dukungan personal atau dana saja tidak cukup. Untuk mendorong Anies maju di pentas Pilpres 2019 butuh mesin partai. Sementara secara de jure dan de fakto, power JK di Golkar sudah memudar," pungkas Ari. (gir/jpnn)
Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi memprediksi Wakil Presiden Jusuf Kalla akan terus bermanuver untuk menyokong Anies Baswedan di Pilpres 2019
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
- Simak Penilaian Gibran tentang Didit Prabowo, Begini
- Lihat yang Dilakukan Gibran saat Mudik ke Solo, Paten!
- Pak Luhut Sudah ke Rumah Jokowi di Hari Pertama, Ada Kompol Syarif
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar