Messi: Saya Tak Bahagia dan Ingin Pergi dari Barcelona

jpnn.com, JAKARTA - Lionel Messi akhirnya memutuskan untuk bertahan di Barcelona, sekaligus menyudahi drama transfer yang diwarnai berbagai spekulasi dalam beberapa pekan terakhir.
Hal itu disampaikan Messi dalam wawancara eksklusif dengan laman Goal.com yang disiarkan pada Jumat (4/9) malam.
Pesepak bola berusia 33 tahun itu menyebut kekhawatiran atas tuntutan hukum tetapi melontarkan kritik terhadap presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu.
"Saya tak bahagia dan ingin pergi. Saya tidak diizinkan untuk itu dan saya akan bertahan di klub agar tidak tersangkut kasus hukum," ujarnya dalam wawancara tersebut.
"Manajemen klub yang dipimpin Bartomeu ini sebuah malapetaka," kata Messi menambahkan.
Messi mengaku sudah berkali-kali sepanjang tahun ini mengatakan ingin pergi dari Barcelona, sebab klub itu membutuhkan pemain baru dan era baru sehingga langkah yang tepat baginya adalah pergi.
Ia juga membantah bahwa keputusannya ingin pergi dipengaruhi hasil buruk Barcelona yang dipermalukan Bayern Muenchen 2-8 dalam perempat Liga Champions musim ini di Portugal bulan lalu.
"Saya sudah mengatakannya kepada presiden, dan dia selalu bilang di akhir musim saya bisa pergi jika ingin, tetapi pada akhirnya ia mengingkari kata-katanya sendiri," ujar Messi.
Lionel Messi mengaku sudah berkali-kali sepanjang tahun ini mengatakan ingin pergi dari Barcelona.
- Hasil Copa del Rey: Kalahkan Atletico, Barcelona Tantang Real Madrid di Final
- Barcelona dan Real Madrid Jadi Pengubur Mimpi Atletico Madrid
- El Clasico atau Derbi Madrid di Final Copa Del Rey?
- Hajar Osasuna, Barcelona Kukuh di Puncak Klasemen Liga Spanyol
- Kualifikasi Piala Dunia: Tanpa Messi, Argentina Hajar Brasil 4-1
- Uruguay vs Argentina: Tanpa Messi & Lautaro, La Albiceleste Menang 1-0