Mestinya Pemerintah Memediasi PLN-Gubernur
Jumat, 16 April 2010 – 01:59 WIB
Mestinya Pemerintah Memediasi PLN-Gubernur
JAKARTA - Persoalan belum dikeluarkannya izin lokasi pembangunan proyek PLTA Asahan III oleh Gubernur Sumut Syamsul Arifin yang memicu Dirut PT PLN (Persero) Dahlan Iskan berencana mengajukan gugatan, mendapat tanggapan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi. Dia menilai pemerintah tidak tanggap terhadap persoalan yang sudah cukup lama ini. Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VII DPR Sutan Batoegana menjelaskan, sesuai dengan ketentuan UU Nomor 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan, tidak ada larangan bagi perusahaan daerah ikut dilibatkan dalam proyek PLTA Asahan III itu. Seperti diketahui, bunyi pasal Pasal 4 ayat (1) UU Nomor 30 Tahun 2009 itu adalah "Pelaksanaan usaha penyediaan tenaga listrik oleh Pemerintah dan pemerintah daerah dilakukan oleh badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah".
"Pemerintah harus cepat memediasi, bicara dengan pemda," ujar Sofyan kepada JPNN, Kamis (15/4). Menurut Sofyan, dalam kasus ini Pemprov Sumut tidak bisa disalahkan sepenuhnya.
Sofyan menduga, pemprov memberikan izin ke swasta karena pada saat itu pemerintah tidak cepat mengambil keputusan, sehingga proyek ini tidak jalan-jalan. Sementara, kebutuhan listrik Sumut mendesak. "Pemprov mungkin` berpikir, mumpung ada yang mau investasi, ya sudah dikasih saja (izin lokasinya, red)," ujarnya. Sementara, PLN dibawah pimpinan Dahlan sekarang bergerak cepat, sehingga permasalahan ini harus segara diselesaikan.
Baca Juga:
JAKARTA - Persoalan belum dikeluarkannya izin lokasi pembangunan proyek PLTA Asahan III oleh Gubernur Sumut Syamsul Arifin yang memicu Dirut PT PLN
BERITA TERKAIT
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump