Microsoft Hentikan Layanan Internet Explorer

jpnn.com, JAKARTA - Microsoft mengambil langkah serius untuk menghentikan layanan browser legendaris, Internet Explorer.
Dengan penghentian ini, Microsoft akan mendorong penggunanya untuk menggunakan browser Microsoft Edge.
Microsoft sejatinya memang mulai merekomendasikan pengguna untuk beralih dari Internet Explorer ke Microsoft Edge.
Padahal, Internet Explorer masih memiliki pangsa pasar lima persen di kalangan pengguna browser.
Microsoft melakukan langkah aktif ini untuk mendorong pengguna berhenti memakai Internet Explorer.
Saat ini, ada sekitar 1.156 situs yang tidak kompatibel dengan Internet Explorer termasuk Twitter, Facebook, Instagram, Google Drive, Microsoft Teams, ESPN, Yahoo Mail, dan banyak lainnya.
Pengalihan ini dilakukan melalui Browser Helper Object (BHO) Internet Explorer yang bernama IEtoEdge BHO.
Intinya, ketika pengguna bwosing, BHO akan mengecek apakah suatu situs web tidak kompatibel dengan Internet Explorer.
Microsoft mengambil langkah serius untuk menghentikan layanan browser legendaris Internet Explorer.
- Berca Hardayaperkasa Dukung MyRepublic Capai 1 Juta Pelanggan
- Makin Canggih, Netmonk Internet Quality Kini Jadi Solusi Cerdas Monitoring Jaringan
- Mengenal World ID, Verifikator Identitas Online yang Aman & Pribadi
- BINUS University Pelopori Program Pembelajaran AI untuk Kembangkan Talenta Digital
- Hadirkan Solusi Internet Terjangkau, Surge Berkolaborasi dengan OREX SAI
- Telkomsel Prediksi Trafik Data pada Ramadan & Idufitri 2025 Meroket, Jadi Sebegini