Milik Persegres

Milik Persegres
Suporter Persegres. Foto: Dok.JPNN
Tercatat lima kartu kuning diberikan wasit Djumadi Effendi asal Malang. Empat untuk Deltras, satu untuk tuan rumah Persegres. Bahkan, hanya dalam waktu 60 menit sudah ada dua pemain yang ditarik keluar karena cedera. Wismoyo Widhistio dari Persegres ditarik di menit ke-59 dan Purwaka Yudhi dari Deltras di menit ke-42.

Meski menang, lemahnya koordinasi pemain belakang masih menjadi masalah krusial bagi Persegres. Bermaksud memperagakan jebakan offside, pertahanan yang dikomando Ade Suhendra malah kecolongan. Fakhrudin yang lepas dari jebakan offside dengan mudah menceploskan gol ke gawang Persegres. "Itu yang harus segera diatasi. Konsentrasi di pertahanan akan lebih kami tingkatkan," sebut mantan pelatih Persebaya Surabaya itu.

Di sisi lain, kekecewaan jelas terasa di kubu Deltras. Bukan lantaran kalah dari klub yang notebene masih "hijau" di ISL, melainkan terjadinya gol Marwan Sayedeh yang berbau offside. Tendangan keras Wismoyo yang menyusur tanah sebenarnya 99 persen sudah pasti masuk di sisi kiri gawang.

Namun, bola dipantulkan Marwan yang sudah berada dalam posisi offside. "Padahal tadi kan semuanya sudah melihat hakim garis mengangkat bendera tanda offside, kenapa wasit malah mengesahkannya. Saya benar-benar tidak habis pikir dengan aturan pertandingan ini," keluh pelatih Deltras Jorg Peter Steinebrunner.

GRESIK - Persegres Gresik boleh menglaim sebagai tim terbaik di antara keempat tim yang berlaga di Kompetisi Indonesia Super League. Tim berjuluk

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News