Mimpi Maulana Memiliki Rumah Terwujud Melalui Program Ganjar, Tuku Lemah Oleh Omah

Sekarang, Nana dan istri serta dua putranya bisa tinggal lebih leluasa. Lebih bebas beraktivitas setiap hari di rumahnya.
Ke depan, Nana berharap bisa membangun lagi rumahnya agar makin nyaman.
Selain menjadi tempat tinggal, memanfaatkan rumah untuk kegiatan wirausaha, membuat keranjang dari anyaman bambu.
“Rumah ini dipakai untuk hunian, juga untuk kegiatan usaha musiman kami seperti pembuatan keranjang walimahan (keranjang untuk kegiatan Maulid Nabi). Bisa menambah pemasukan. Sangat banyak keuntungan yang saya terima, berkat rumah ini," kata Nana.
Nana mengatakan tanpa bantuan Pemprov Jateng, dia mungkin belum bisa memiliki rumah hingga saat ini.
Sebab, dia harus memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak sedikit dengan pendapatan yang tak tentu.
"Kalau untuk mandiri, seandainya bisa pun, ya waktunya lama. Karena memang sudah ada kebutuhan sehari-hari. Jadi gak ada alokasi ke sana," imbuh Nana.
Sementara itu, Kepala Desa Brunorejo, Mahmud Ali mengatakan di wilayahnya terdapat lima penerima manfaat bantuan Tuku Lemah Oleh Omah. Secara umum, penerimanya berasal dari kalangan keluarga kurang mampu.
Maulana Adi Prasetya, warga Dukuh Pangempon, Purworejo bersyukur karena impiannya memiliki rumah terwujud melalui Program Ganjar, Tuku Lemah Oleh Omah.
- Dukung Program 3 Juta Rumah, Bank Tanah Sediakan Lahan 33,116 Hektare
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Ini 10 Rekomendasi Aplikasi Sewa Rumah Terbaik
- Kementerian PKP Groundbreaking Pembangunan 500 Rumah Gratis Adaro untuk MBR
- Kasus Rohidin Mersyah, KPK Sita Sebuah Rumah di Yogyakarta
- Lewat Campaign Barakah, Perumnas Hadirkan Promo Beli Hunian Mudah Saat Ramadan