Minat Jepang Berinvestasi di Indonesia Masih Tinggi
Hari ini, Sumitomo Corporation melalui anak perusahaannya di Indonesia, Summit Auto Group (SAG) akan bekerja sama dengan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) dan Sinar Mas Multi Artha (SMMA) di OTO Group, sebuah perusahaan pembiayaan otomotif.
Seperti diketahui, OTO Group sudah beroperasi di Indonesia sejak 20 tahun lalu dan memiliki lebih dari 200 jaringan dan melayani lebih dari 6 juta pelanggan di seluruh Indonesia.
Dalam keterangan persnya, para investor di OTO Group yakin masa depan pasar otomotif dan sektor pembiayaannya di Indonesia memiliki prospek yang baik, dan kerjasama dengan Sumitomo akan mampu memperkuat OTO Group di pasar pembiayaan otomotif Tanah Air.
Selain itu, investasi Jepang lainnya di Indonesia adalah Osaka Steel Co. Ltd yang berkerjasama dengan PT Krakatau Steel membangun pabrik Karakau Osaka Steel (KOS) di Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) pada akhir Mei 2015.
Kolaborasi ini melibatkan investasi sejumlah USD 220 juta. Pada saat rampung nanti, pabrik KOS akan memproduksi baja profil, baja batangan, dan plat baja yang akan digunakan pada berbagai proyek infrastruktur di Indonesia, seperti jalan tol, pelabuhan, rel kereta, perumahan dan masih banyak lagi. (mas/jpnn)
JAKARTA – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyatakan bahwa prospek dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Pengamat: Prabowo Bisa Mengajukan Penundaan PPN 12 Persen dalam APBNP 2025
- ASDP Catat Lebih dari 1.400 Kendaraan Menyeberang menuju Pulau Samosir Libur Nataru 2024-2025
- Tingkatkan Profit UMKM Lewat Digitalisasi dan Pelatihan Pasar
- Dukung Reformasi Berkelanjutan di Bea Cukai, Bappisus Tekankan Pentingnya Kolaborasi
- Jamkrindo Bantu Pelaku UMKM yang Sulit Dapat Akses Modal Perbankan
- Bea Cukai Kalbagsel dan Instansi Terkait Dukung Pelaku Usaha Lokal Tingkatkan Ekspor