Mitos Mbah Kartubi, Jin dari Irak Penjaga Sebuah Jembatan di Pekalongan
Senin, 22 Februari 2021 – 08:57 WIB

Jembatan Plengkung, Desa Karangdowo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Foto diambil pada Sabtu (20/2). Foto: Nanang Rendi Ahmad/Jawa Pos Radar Semarang
“Mungkin nama aslinya Syuaib, tetapi karena lidah orang sini jadi Songeb," katanya.
Ketika itu, lanjut Bendem, Belanda sudah memaksa untuk membangun jembatan.
Saking cintanya dengan warga, Songeb pun menggunakan karamahnya agar orang-orang tidak menderita.
Songeb memerintahkan semua warga tidur semalam. Setelah warga bangun, jembatan itu sudah jadi.
“Tetapi ketika bangun tidur, semua orang merasakan capek. Badan seperti baru saja bekerja berat,” tutur bendem sambil mengembuskan asap rokok.
Kata Bendem, itu karena sebenarnya orang-orang ikut bekerja membangun jembatan.
Namun bukan raga mereka yang bekerja, melainkan sukma.
“Mungkin rasanya hanya tidur semalam. Padahal sangat lama sampai jembatan itu jadi,” ucapnya.
Mitos Mbah Kartubi melekat dengan Jembatan Plengkung, sebuah titian besar yang konon dibangun hanya satu malam.
BERITA TERKAIT
- Program Desalinasi Gubernur Jateng Berhasil, 250 KK di Pekalongan Menikmati Air Minum Gratis
- Bintangi Film Rumah Teteh: Story of Helena, Nova Eliza Bagikan Cerita Mistis Saat Syuting
- Sebut Lokasi Film Pabrik Gula Angker, Ersya Aurelia Ungkap Hal Ini
- TNI AL Mengevakuasi 2 Orang Korban Terdampak Tanah Longsor di Pekalongan
- Korban Jiwa Longsor di Pekalongan Bertambah Jadi 25 Orang
- Update Longsor di Pekalongan, Korban Jiwa Bertambah