Mitsubishi Abaikan Himbauan PLN
Kamis, 05 Agustus 2010 – 21:01 WIB

Mitsubishi Abaikan Himbauan PLN
JAKARTA – Hingga saat ini kontraktor proyek penambahan kapasitas PLTGU Muara Karang, Mitsubishi ternyata belum juga menggubris himbauan dari PT PLN untuk menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat melalui media lantaran crane alat berat yang dioperasikan menimpa gardu induk PLTGU yang mengakibatkan listrik wilayah Jakarta dan sekitarnya terganggu dua hari lalu.
’’PLN sudah meminta Mitsubishi untuk minta maaf ke masyarakat melalui media, tapi hingga saat ini permintaan itu belum juga digubris. Walaupun itu tidak ada dalam kontraknya, tapi ini hanya himbauan moral agar masyarakat tahu kejadian yang sebenarnya ’’ kata Manager Humas PT PLN, Bambang Dwiyanto di Kantor PLN, Kamis (5/8),
Baca Juga:
Disebutkan Bambang, dari pihak Mitsubishi katanya telah menyerahkan persoalan ini ke bagian country region management perusahaan selaku penanggung jawab proyek tersebut. ‘’ Kita belum cek lagi ke sana, menurut Mutsubishi telah menyerahkan ke bagian country region management perusahaan,’’ ucapnya.
Bambang juga mengaku, pihaknya juga belum memutuskan sanksi apa yang akan diberikan kepada kontraktor tersebut. ‘’ PLN belum sampai ke sana, kita lihat dulu pada dalam kontraknya,’’ ujar Bambang. Sebagai informasi, pada 3 Agustus lalu crane proyek Mitsubishi menimpa kabel penghubung antara gardu induk PLTGU Muara Karang Lama dan Muara Karang Baru, sehingga sebagian wilayah Jakarta tidak mendapat pasokan listrik. Dalam proyek tersebut, Mitsubishi menggandeng PT Wijaya Karya. (yud/jpnn)
JAKARTA – Hingga saat ini kontraktor proyek penambahan kapasitas PLTGU Muara Karang, Mitsubishi ternyata belum juga menggubris himbauan dari
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Siapa Kenal 2 Orang Ini? Polisi Siapkan Rp 10 Juta Bagi yang Tahu
- Polda Jabar Akan Umumkan Hasil Psikologi Dokter Cabul Priguna
- Pelaku Pencurian Identitas di Kota Bandung Ditangkap Polisi, Motifnya Bikin Geleng Kepala
- Mbak Eno Si Dukun Palsu Kantongi Uang Miliaran, Modusnya Tak Biasa
- Bukan Bunuh Diri, Bernard Rivaldo Tewas Dibunuh Gegara Utang Rp 100 Ribu
- Pembunuh di Karimun Menyerahkan Diri Setelah Dikunjungi Keluarga Korban saat Lebaran