Mobil Listrik Bisa Lebih Murah Karena Harga Komponen Utama Pembuat Baterai Lithium akan Turun

Menurut laporan media, Goldman Sachs memperkirakan 'turun tajamnya' harga lithium dalam waktu dekat.
Kelompok perbankan di Australia Macquarie Group mengatakan bahwa harga lithium masih akan tinggi karena permintaan untuk membeli mobil listrik tetap banyak.
Namun para analisnya mengatakan bahwa harga lithium di Tiongkok sekarang sudah mencapai harga tertinggi.
Turunnya harga lithium dan saham berbagai perusahaan tambang memberikan dampak besar bagi perekonomian Australia karena turunnya pajak dari sektor pertambangan.
Menurut perkiraan pemerintah federal Australia di bulan Maret lalu, Australia adalah pengekspor lithium tertinggi di dunia dan produksinya diperkirakan akan meningkat tiga kali lipat dalam empat tahun ke depan.
Core Lithium adalah salah satu pertambangan baru yang sekarang sedang dibangun.
Perusahaan yang sudah go-publik di bursa saham Australia ASX tersebut memutuskan untuk membuka tambang baru di dekat Darwin ketika harga lithium mulai naik.
Menurut Direktur Keuangan Core Lithium Simon Iacopetta perkiraan bahwa harga lithium akan turun seperti dikatakan Credit Suisse dan Goldman Sachs terlalu berlebihan.
Harga mobil listrik baru bisa turun, dengan harga komponen utama baterei bagi penggunaan mobil tersebut juga akan menurun, menurut analisa lembaga keuangan Credit Suisse
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Tip Hadapi Arus Balik Pakai Mobil Listrik, Perlengkapan Ini Wajib Disiapkan
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun