Mondok di Ponpes Al Amin, Cak Imin Ingat Memori Jombang

"Pak Hanif ini dulunya juga santri, bisa baca kitab kuning dan sekarang jadi menteri. Ini bukti santri bisa duduk menjadi menteri yang sukses," katanya.
Cak Imin mengaku bangga dengan kiprah Ponpes Al Amin yang mampu mengelola zakat, infak, sedekah dengan sangat baik.
"Apa yang dirintis Pengasuh Ponpes Al Amin, almarhum KH Abdul Basith terkait pengelolaan zakat, infak, sedekah yang dibingkai dalam LAZISNU berhasil menjadi tradisi setiap keluarga muslim," katanya.
"Memberikan manfaat bagi keluarga mustadafin di sekitarnya. Pembayaran listrik musala dan masjid, kesehatan masyarakat, beasiswa santri dan sejumlah manfaat lainnya," imbuh Cak Imin.
Silaturahmi Cak Imin ke Ponpes Al Amin baru awal. Sejumlah ponpes lain seperti Alhasaniah, dan Darul Ahkam masuk dalam agenda perjalanan Cak Imin. (adk/jpnn)
Menurut Cak Imin, kalau belum kena penyakit gatal-gatal, belum bisa disebut jadi santri.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Nadya Alfi Roihana PKB: Tanpa Pers, Demokrasi Terkikis
- Harlah ke-26, Garda Bangsa Gelar Festival Dai TikTok
- Moratorium PMI Dicabut, PKB Sebut Devisa Tak Sebanding Nyawa
- PKB Bakal Usulkan DIY Jadi Daerah Laboratorium Bencana
- Ramadan Fest Digelar, Cak Imin: Saatnya UMKM Berperan
- Dihadiri Waka MPR Rusdi Kirana dan Menko Gus Imin, Ramadhan Fest 1446 H Resmi Dibuka