Monolog Budaya, Eny Retno Yaqut Ungkap Cara Berdamai dengan Diri

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket mengapresiasi terbitnya buku Moderasi Beragama tiga bahasa ini.
Kedubes Tiongkok juga mengapresiasi Moderasi Agama, terlebih memiliki terbitan berbahasa Tiongkok agar bisa dipahami oleh masyakat terkait nilai-nilai kearifan yang ada di Indonesia. Apresiasi serupa juga datang dari Duta Besar Amerika Serikat (AS) diwakili Greg Bauer.
"Kami sudah menunggu lama hadirnya terjemahan buku Moderasi Beragama yang berbahasa Inggris. Sebenarnya pihak Kedubes AS sudah mengetahui keberadaan buku ini setahun sebelumnya dan menunggu bukunya hadir dalam bahasa Inggris agar bisa disebarkan lebih luas lagi,” ujar Greg Bauer.
Acara ini awalnya dibuka Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Achmad Gunaryo. Hadir juga sejumlah duta besar negara seperti Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket, Duta Besar Amerika Serikat diwakili Greg Bauer, Duta Besar Tiongkok, Duta Besar Mesir, Perwakilan Konjen Negara-negara Sahabat, Perwakilan Majelis-majelis Agama, Ormas Keagamaan, Lembaga Keagamaan di Provinsi Bali, Para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi. (tan/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Eny Retno Yaqut menyampaikan gagasannya mengenai cara hidup damai. Dia juga mengharapkan ada nilai-nilai keberagaman yang bisa ditanamkan ke keluarga.
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Fathan Sinaga
- Legislator Minta Kemenbud Beri Solusi terkait Pemecatan Pegawai Penggiat Budaya
- Berdialog dengan Fadli Zon, Putu Rudana: Seni Budaya Harus Jadi Mercusuar Bernegara
- Meiline Tenardi: Cap Go Meh 2025 Menghidupkan Nilai Budaya & Harmoni Keberagaman
- KIKT Dukung Pelestarian Warisan Budaya
- Waka MPR Dorong Keterlibatan Aktif Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Cagar Budaya
- Sihar Sitorus Pimpin Pelantikan BPN Parsibona Indonesia Raya 2024-2029