MotoGP Italia: Ducati Butuh Bukti dari Danilo Petrucci

"Sudah jelas, saya tidak punya kontrak musim depan. Saya berusaha untuk mendapatkannya, dan melakukan yang terbaik," beber Petrucci.
Besok, dia akan melakoni home race di Sirkuit Mugello. Petrucci mau tampil ngotot. Dia optimistis, apalagi melelihat penampilannya pada dua sesi free practice (FP) kemarin (31/5). Dalam dua FP itu, Petrucci selalu berada di area tiga besar pembalap tercepat.
Pada FP 1, dia tercepat kedua setelah rider Honda, Marc Marquez. Sedangkan pada FP 2 tadi malam, Petrucci sempat memimpin ketika waktu tersisa lima menit. Tetapi, akhirnya dia digeser rider Alma Pramac, Francesco Bagnaia dan Fabio Quartarao (Yamaha SRT).
Petrucci akhirnya finis ketiga, terpaut 0,131 detik dari Bagnaia. Hasil tersebut sedikit memberikan energi bagi dia untuk tampil solid saat sesi kualifikasi malam nanti.
Satu-satunya pesaing Petrucci dalam mempertahankan kursi balap musim depan adalah Jack Miller, rider Alma Pramac. Pembalap Australia itu juga mengincar satu tempat di paddock Ducati.
Dalam hal ini, posisi Miller menyatakan lebih santai menghadapi tantangan tersebut. Dia sempat tampil menjanjikan saat memulai balapan dari posisi kedua di Le Mans. Sempat bertarung sengit dengan Marquez pada lap-lap awal, tetapi akhirnya harus kehilangan podium setelah disalip duet Ducati, Andrea Dovizioso dan Petrucci.
Miller mengaku tidak tertekan sama sekali. "Apakah kami berakhir di kursi merah (Ducati) atau berpotensi bertahan, saya senang di manapun saya berada," sebut Miller. (nap)
Danilo Petrucci tampil cukup meyakinkan di hari pertama latihan bebas MotoGP Italia, Jumat (31/5).
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Ducati Panigale V4 Tricolore Italia, Big Bike Spesial Azzurro, Hanya 163 Unit
- MotoGP 2025: Kata Bagnaia Soal Penampilan Gila Marquez
- MotoGP Argentina 2025: Pecco Bagnaia Ingin Menebus Dosa
- Spesifikasi Motor Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Rupanya Berbeda
- MotoGP Thailand 2025, Pecco Bagnaia Kesal Diasapi Duo Marquez
- Marquez: Anda Tak Mengerti MotoGP Jika Berpikir Seperti Itu