MotoGP Ubah Aturan Hukuman Musim 2014

jpnn.com - LONDON - Hukuman penalti pada balapan MotoGP musim 2014 mengalami perubahan cukup signifikan. Komisi Balapan bakal tetap menghitung poin penalty selama tahun berjalan. Artinya, seorang pembalap yang terkena hukuman penalty di akhir musim tetap akan menanggungnya di musim selanjutnya.
Pada tahun-tahun sebelumnya, poin penalti tersebut akan hangus begitu musim berakhir. Namun, dengan aturan anyar tersebut, para pembalap diyakini bakal lebih berhati-hati saat berjibaku di atas lintasan.
Namun, bentuk hukumannya masih tetap sama. Jika pembalap mengumpulkan empat poin penalti, dia akan membalap dari grid belakang pada seri selanjutnya. Sementara, jika sudah mengumpulkan tujuh poin penalti, pembalap akan memulai balapan dari pit lane.
Sedangkan pembalap yang mendapatkan sepuluh poin penalty bakal didiskualifikasi dari seri selanjutnya. Nah, dengan perubahan tersebut, para pembalap kini harus pikir-pikir jika ingin mengendarai motornya dengan ugal-ugalan.
“Pada musim 2013, penalty akan dihapus setelah musim berakhir. Namun, untuk musim 2014 mendatang, hukuman tersebut tetap akan dicatat selama 365 hari. Setelah itu, hukuman baru bisa dihilangkan,” demikian pernyataan resmi MotoGP.
Musim lalu, juara dunia Marc Marquez mendapatkan tiga poin penalti. Yakni ketika mengabaikan bendera kuning di seri Silverstone serta saat menyenggol rekan setimnya Dani Pedrosa di seri Aragon. (jos/jpnn)
LONDON - Hukuman penalti pada balapan MotoGP musim 2014 mengalami perubahan cukup signifikan. Komisi Balapan bakal tetap menghitung poin penalty
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Lapangan Tergenang Air, Final Liga 2 PSIM Yogyakarta vs Bhayangkara FC Ditunda 30 Menit
- Liga 1: Marc Klok Bertekad Bawa Persib Kembali ke Jalur Kemenangan
- Menjelang Big Match Lawan Persebaya, Persib Tunggu Hasil Banding Sanksi Beckham Putra
- Evaluasi Perbasi Seusai Kegagalan Timnas Basket Indonesia di Kualifikasi FIBA Asia Cup
- Striker Madura United Fardan Ary Setyawan Makin Mengganas
- Legenda Persib Bandung Kenang Sosok Bejo Sugiantoro