MPR Dorong Pelaku Usaha Bangkit dari Pandemi Covid-19

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat, ekonomi Bali triwulan III 2021 masih mengalami kontraksi dengan pertumbuhan minus 2,91 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya.
Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan, dan Pertahanan Kadin Indonesia ini menambahkan, secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Bali selama triwulan I sampai III pada 2021 terkontraksi minus 3,43 persen.
Pengendalian pandemi Covid-19 menjadi syarat penting untuk membangkitkan perekonomian Bali.
Karena itu, vaksinasi Covid-19 menjadi game changer, faktor pengubah yang sangat penting.
"Memasuki akhir tahun, vaksinasi di Bali semakin masif. Pada 18 Desember, cakupan vaksinasi dosis I di Bali mencapai 104,43 persen atau setara dengan 3,56 juta peserta vaksin dari target yang ditetapkan 3,41 juta orang,'' ucap Bamsoet.
Sementara itu, vaksinasi dosis II telah tercapai 90,44 persen dari target.
Vaksinasi nasional dosis I sudah mencapai 151,775 juta jiwa dan dosis II sebanyak 107,180 juta jiwa.
Masifnya vaksinasi diharapkan segera membuat Indonesia keluar dari pandemi.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong agar vaksinasi nasional dimasifkan agar perekonomian negara segera pulih dan pelaku usaha cepat bangkit
- Libur Idulfitri, Kebun Binatang Bandung Larang Pengunjung Botram
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global
- BAZNAS Promosikan Produk Kue UMKM Sebagai Hampers Ramadan Favorit
- Penetrasi Keuangan Syariah Rendah, OJK Minta Pelaku Usaha Melakukan Ini
- Gandeng UMKM, Pelindo Solusi Logistik Tebar Keberkahan di Ramadan