MPR: Memahami Sejarah, Umat Islam Akan Semakin Cinta Indonesia
Selasa, 06 Juni 2017 – 16:01 WIB

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Foto: Humas MPR
Kemudian dengan dipelopori Mohammad Natsir, politikus dari partai Islam Masyumi, dia mengajukan Mosi Integral yang disampaikan ke Parlemen 3 April 1950.
“Dengan mosi itu maka Indonesia kembali ke bentuk NKRI,” ujarnya. “Kalau tidak ada Natsir, kita tidak mengenal NKRI,” tambahnya.
Lambang Garuda Pancasila pun disebut dirancang oleh seorang politisi Islam.
Lambang Garuda Pancasila merupakan rancangan Sultan Hamid II dari Kesultanan Pontianak.
Dari sejarah itulah Hidayat menyayangkan jika umat Islam dicurigai membahayakan NKRI.
Dia berharap dengan sejarah ini umat Islam semakin memahami Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal IKa.
"Ini akan membuat umat Islam cinta pada Indonesia,” ujarnya. (adv/jpnn)
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengakui saat ini prinsip-prinsip kebangsaan memudar apalagi di tengah maraknya teknologi informasi dan komunikasi.
Redaktur & Reporter : Natalia
BERITA TERKAIT
- IHSG Anjlok, Waka MPR: Kuatkan Basis Investor Instituional Domestik
- Gelar Bazar Murah di Subang, Waka MPR: Ringankan Beban Masyarakat
- Waka MPR Jajaki Peluang Investasi di Bidang Teknologi Karbon Rendah
- Dukung Eksistensi BPKH, Ketua MPR: Penting untuk Meringankan Biaya Haji
- Anak Menkum Supratman dan Ahmad Ali Dilaporkan ke KPK terkait Pemilihan Pimpinan MPR dan DPD
- Waka MPR Apresiasi Penjelasan Dirut Pertamina: Redam Kegundahan Publik