MPR Minta Pemerintah Tangkap Peluang Jadi Pusat Vaksin Covid-19 ASEAN

Di sisi lain, anggota Majelis Tinggi Partai NasDem meminta pemerintah menjaga kepercayaan China karena mau mendukung Indonesia jadi pusat vaksin Covid-19. Hal itu, lanjutnya, karena Indonesia dinilai sanggup memproduksi vaksin berkualitas.
Kendati demikian, Rerie berpesan, Indonesia juga perlu mengedepankan kehati-hatian dalam dukungan kerja sama tersebut.
"Jangan sampai Indonesia dibatasi hanya boleh memproduksi dan memasarkan vaksin dari China," kata dia.
Apalagi, menurut Rerie, saat ini dunia sangat memerlukan vaksin Covid-19, karena ada ketimpangan akses dalam distribusi yang masih dikuasai negara-negara maju.
"Akibatnya negara-negara yang terlambat memesan vaksin, baru akan mendapatkannya sekitar 3,5 tahun mendatang," imbuh Ririe.
Dalam hal ketersediaan vaksin COVID-19 di Indonesia, Rerie mengapresiasi gerak cepat pemerintah yang telah merencanakan berbagai langkah pengadaan vaksin untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi Covid-19 secara nasional. (antara/jpnn)
Pemerintah diminta memanfaatkan dukungan China yang akan menjadikan Indonesia sebagai pusat pengadaan vaksin Covid-19.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR: Jadikan Momentum Idulfitri untuk Memperkokoh Nilai-Nilai Persatuan Bangsa
- Soroti Menurunnya Jumlah Pendaftar ke Perguruan Tinggi, Begini Kata Wakil Ketua MPR
- Wakil Ketua MPR Minta Penerapan Wajib Belajar 13 Tahun Dipersiapkan dengan Baik
- Tren Perkawinan Anak Menurun, Waka MPR Ingatkan Hal Ini Penting Harus Dilakukan
- Wakil Ketua MPR Sebut Pemikiran Bung Hatta Modal Penting Hadapi Tantangan Ekonomi