MPR RI: Silaturahmi Kebangsaan Bisa Menciptakan Stabilitas Politik
“Intinya stabilitas politik menjadi kunci untuk menghadapi tantangan baik ekonomi, soal radikalisme, kohesivitas masyarakat, pada tahun 2020. Semua memerlukan stabilitas politik. Safari kebangsaan Pimpinan MPR ke berbagai elemen masyarakat menjadi embrio untuk menciptakan stabilitas politik di Indonesia,” imbuhnya.
Karena itu, Arwani menambahkan silaturahmi kebangsaan menjadi sangat penting karena pemimpin yang mengedepankan silaturahmi dan prinsip persatuan dan kesatuan menjadi teladan bagi masyarakat. “Pimpinan MPR jangan berhenti pada persoalan amandemen saja tetapi lebih luas lagi karena MPR adalah rumah kebangsaan untuk mencari solusi bagi persoalan-persoalan kebangsaan lainnya,” ujar Arwani.
Ketua Kelompok DPD di MPR, Intsiawati Ayus juga melihat silaturahmi kebangsaan yang dilakukan Pimpinan MPR sebagai bentuk upaya atau ikhtiar untuk menyelesaikan masalah-masalah kebangsaan. “Karena dalam silaturahmi ada sebuah kebersamaan. Dengan kebersamaan maka semua argumentasi dan kepentingan masing-masing sudah selesai dalam rangka untuk mencapai tujuan bersama. Tentu semua dalam bingkai persatuan dan kesatuan,” katanya.
Anggota DPD dari Provinsi Riau ini Ayus berharap pimpinan antar parlemen, yaitu DPR dan DPD pun perlu melakukan silaturahmi. “Silaturahmi menjadi teladan untuk tidak mengedepankan rivalitas. Agenda amandemen dan masalah-masalah kebangsaan bisa diselesaikan melalui forum-forum silaturahmi. Dan ini sudah banyak contohnya,” ujarnya. (*/jpnn)
Arwani Thomafi mengatakan, safari kebangsaan Pimpinan MPR bisa menjadi contoh untuk menciptakan stabilitas politik di Indonesia.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- PPN 12 Persen Hanya untuk Barang Mewah, Eddy Soeparno: Bukti Konsistensi Prabowo
- Eddy Soeparno Bicara Peran Strategis Prabowo untuk Dunia Islam Saat Bertemu Sekjen OKI
- Di Silaknas ICMI, Muzani: Prabowo Ratusan Kali Ingatkan Bahaya Perpecahan Bagi Bangsa
- Waka MPR Ajak Komunitas Peduli Lingkungan Kolaborasi Atasi Perubahan Iklim
- Ibas: Toleransi, Kasih Sayang, dan Kesehjahteraan Bisa Tangkal Radikalisasi
- Lestari Moerdijat Harap Kekerasan di Lingkungan Pendidikan Harus Segera Ditindaklanjuti