btn close ads

Mr. Kiamat

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Mr. Kiamat
Mr. Kiamat memprediksi dunia tengah memasuki era baru krisis stagflasi hebat yang belum pernah ada sebelumnya. Ilustrasi/foto: Ricardo/JPNN.com

Dimulai oleh krisis pasar perumahan AS pada 2007 dan Bank Sentral AS tak mampu berbuat apa-apa sehingga meledak jadi krisis global 2008.

Saat ini pun, ramalan kecil Mr. Kiamat soal resesi ekonomi AS yang diprediksi jauh hari juga terbukti nyata.

Secara teknikal, AS tahun ini sudah resesi, hanya saja belum secara formal, karena sektor lapangan pekerjaan masih kuat.

Penyebab stagflasi ini, menurut Mr. Kiamat, adalah populasi Amerika yang makin menua sehingga tidak produktif.

Hal ini diperburuk dengan banyaknya bencana akibat perubahan iklim, gangguan pasokan, proteksi dagang, atau  tren ‘’pulang kampung’’ pembisnis global yang mulai menarik kembali investasinya ke negeri asal.

Sebagai respons inflasi, bank sentral-bank sentral akan dipaksa menaikkan suku bunga kembali pada level yang normal, setelah sekian lama suku bunga bergerak berlawanan arah.

Normalisasi kebijakan moneter yang cepat dan kenaikan suku bunga akan mendorong rumah tangga, perusahaan, lembaga keuangan, dan pemerintah ke dalam kebangkrutan dan gagal bayar utang.

Mr. Kiamat mengajukan bukti angka rasio jumlah utang swasta dan publik terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global yang telah melonjak dari 200 persen pada 1999 menjadi 350 persen tahun ini. Itu benar-benar angka yang mengerikan. Begitu kata Mr. Kiamat.

Kiamat kali ini bukan kiamat klenik ala ramalan Suku Maya, tetapi kiamat diramal profesor ahli ekonomi. Profesor itu ialah Nouril Roubini.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News