MS Hidayat Saksikan 3 Juta Ton Bauksit Indonesia di China

jpnn.com - JAKARTA -- Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan pihaknya tetap pada keinginan untuk pembatasan ekspor mineral mentah. Hal ini disampaikannya usai mengikuti rapat membahas implementasi UU Minerba dengan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu malam, (8/1).
"Saya cerita dulu, saya 2 hari kemarin ke China, saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri ada tumpukan 3 juta ton tinggi banget di pantai, bauksit, semuanya tumpukan ekspor bahan mentah dari Indonesia. Itulah. Itu yang mau kita setop. Enggak bisa kita perkenankan," tegas Hidayat ditemui usai rapat.
Menurut Menperin, pihaknya sama sekali tidak akan memberi celah untuk adanya ekspor mineral mentah tersebut.
Ia pun menampik pernyataan PT Freeport yang menyebut khusus mineral konsentrat 15 persen tetap bisa diekspor.
"Emangnya dia (Freeport) yang atur? Enggak bisa, pokoknya yang mentah tidak diperkenankan, kita akan mengikuti perintah undang-undang. Istilahnya bagi barang, bahan baku mineral, yang sudah mengalami proses value added sedang diatur di ESDM dan bagi yang sedang under construction menyelesaikan smelter," sambung Hidayat.
Ia menyatakan perumusan untuk pengaturan revisi PP khusus UU Minerba beserta pertimbangannya sedang dirumuskan dan akan dilaporkan pada Presiden sebelum undang-undang dijalankan.
"Nanti semuanya dirumuskan di ketentuan Permen, jadi akan ada perangkat PP dan permen yang dibuat," tandas Menperin. (flo/jpnn)
JAKARTA -- Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan pihaknya tetap pada keinginan untuk pembatasan ekspor mineral mentah. Hal ini disampaikannya
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Pegadaian Jadi Pelopor Bank Emas, Dirut Pegadaian Bilang Begini
- IOC dan TCL Umumkan Kemitraan Top Global Hingga 2032
- Impor Minyak Mentah dan BBM tak Bisa Dihindarkan Lagi
- Dirut Pertamina Memastikan Kualitas Pertamax RON 92 Sesuai Standar Ditjen Migas
- Layanan Bank Emas Pegadaian Diresmikan, BRI Group Semakin Optimistis Perkuat Ekonomi Nasional
- Gandeng Japnas, Sarana Jaya Genjot Penjualan Cat