Mudahkan Masyarakat Jual Beli Mobil Bekas, OLX Autos Gelar Kampanye Baru

jpnn.com, JAKARTA - Hasil penelitian OLX Autos “Consumer Research” menunjukkan penurunan untuk membeli mobil bekas sebesar sembilan persen jika dibandingkan kuartal IV 2020.
Penurunan itu disebabkan program relaksasi PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah) untuk mobi baru pada awal Maret lalu.
Meski demikian masih banyak konsumen yang membeli mobil bekas karena sejumlah faktor antara lain 31 persen masyarakat mencari moda transportasi yang aman karena orang sudah banyak beraktivitas normal; 28 persen masyarakat mencari mobil yang usianya masih lebih muda; keadaan ekonomi yang sudah mulai membaik.
Di sisi lain, banyak pemilik mobil mengalami kesulitan dalam menjual mobil lamanya, dan tidak sedikit orang susah mencari mobil bekas untuk dibeli.
Butuh waktu lama untuk jual beli mobil bekas, negosiasi alot dan lain-lain itulah yang dihadapi di lapangan.
Namun, kehadiran platform OLX Autos memudahkan masyarakat untuk jual beli mobil bekas.
“Terlepas adanya beberapa faktor eksternal, kami optimistis bahwa industri mobil bekas masih sangat menyimpan potensi yang besar untuk dieksplorasi lebih lanjut," kata Johnny Widodo, CEO OLX Group Indonesia, dalam acara virtual.
Untuk kembali menginformasikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi, lanjut dia, OLX Autos meluncurkan kampanye #GampangnyaPasti, yang membantu para pelanggan menjual serta menemukan mobil bekas berkualitas terbaik, secara lebih mudah.
Kehadiran platform OLX Autos diharapkan bisa memudahkan masyarakat untuk jual beli mobil bekas.
- Menapaki Tahun Pertama, OLXmobbi Umumkan Program Khusus untuk Konsumen
- Mobil Bekas Expo 2025 Digelar Menjelang Lebaran, Ini Jadwal dan Lokasinya
- Fokus Tahun Ini, Seva Akan Membesarkan Segmen Mobil Bekas
- Harga Mobil Listrik Bekas Terjun Bebas, Focus Motor Ungkap Penyebabnya
- Beli Mobil Bekas di Showroom Ini Banyak Bonusnya, Kok Bisa?
- Top, Bea Cukai & Polri Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Internasional