Mudik-Balik Horor
Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Akan tetapi, produk teknologi tercanggih dari dunia mana pun tidak akan mampu menolong problem kemacetan lalulintas saat mudik, karena di seluruh dunia tidak ada negara yang punya problem macet mudik seperti Indonesia.
Teknologi traffic management tercanggih di dunia tidak akan bisa menyelesaikan masalah macet mudik di Indonesia.
Mudik dan macet menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Mudik tidak asyik tanpa macet.
Karena itu, sejak awal harus disiapkan mental supaya bisa menikmati kemacetan sebagai bagian dari kebahagiaan saat mudik.
Dengan sikap sumeleh dan menerima keadaan, emosi akan bisa ditekan dan kemacetan akan bisa dinikmati sebagai bagian dari ritual mudik.
Akan tetapi, tentu tidak semua orang bisa menerima kenyataan itu.
Beberapa insiden terjadi di tengah kemacetan.
Terjebak kamacetan dan tidak bisa bergerak sama sekali sampai hampir semalam suntuk menjadi bagian tidak terpisahkan dari mudik tahun ini.
- Dirut PLN IP Apresiasi Ribuan Petugas yang Menjaga Kebutuhan Listrik saat Lebaran
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Puncak Arus Balik 6 April, KAI Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal
- Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal Hindari Puncak Arus Balik, Manfaatkan Diskon Tol
- Cek Pelabuhan TAA, Kapolres Banyuasin Sampaikan Pesan Penting Ini
- Arus Balik Lebaran, Jalur Nagreg Menuju Bandung Dipadati Kendaraan pada Kamis Malam