Mudik Nataru, Saatnya Beralih ke BBM RON Tinggi

Pada kondisi tersebut, pada RPM 2.000 dengan kecepatan 90 Km/Jam, indikator ECO masih menyala.
“Itu yang saya rasakan, karena pernah mencoba sendiri. Ini kan menunjukkan, bahwa pada kecepatan tinggi pun, penggunaan BBM pada Pertamax masih efisien dan irit,” lanjutnya.
Begitu pula soal performa, Adjie mengaku, merasakan sendiri kelebihan BBM RON tinggi seperti Pertamax.
Termasuk ketika beberapa kali melakukan perjalanan jauh, baik secara pribadi maupun touring dengan komunitas.
Bahkan, saat melalui medan berat dengan tanjakan ekstrim, kendaraannya tetap bisa melintasi dengan mudah.
“Tahun lalu saya dengan istri melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bali. Pakai Pertamax terus. Enak banget rasanya. Tanjakan-tanjakan di Dieng dan Baluran misalnya, bisa dilewati dengan aman, tenaga besar sekali,” ungkap Adjie.(chi/jpnn)
Dengan pembakaran lebih sempurna, Pertamax series jauh lebih efisien dan ekonomis dibandingkan BBM dengan oktan lebih rendah.
Redaktur & Reporter : Yessy Artada
- Kejagung Dinilai Perlu Telisik Pengadaan Minyak Mentah di Indonesia
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global
- Selamat Lebaran 2025, Pertamina Tetap Beroperasional 24 Jam
- Kado Lebaran dari Pertamina: Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini 29 Maret 2025
- Kado Idulfitri Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Ini